Rabu, 02 Desember 2009

Kerja Keras Adalah Energi Kita

Kerja keras adalah energi kita, merupakan tema dari Pertamina blog contest yang di luncurkan pada tanggal 12 oktober 2009. Tema sangat cocok untuk kondisi negara kita yang sangat kaya akan hasil bumi. Karena selama ini banyak hasil bumi kita dikuasai oleh negara asing. Semoga dengan tema Kerja Keras Adalah Energi Kita dapat menumbuhkan semangat para pemuda yang khususnya sedang belajar untuk meningkatkan kualitas ilmunya agar dapat mengolah sendiri hasil bumi yang ada di negara tercinta. Dalam tema ini saya akan menuliskan sebuah postingan atau opini yang tentunya bisa benar juga keliru… Jadi mohon masukannya jika ada yang perlu diperbaiki…

Ucapan terima kasih

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada P.T. Pertamina yang telah menyelenggarakan kontes dengan tema Kerja Keras Adalah Energi Kita, tema yang sangat menarik, sehingga membuat saya yang telah lama tidur selama dua tahun lebih dari dunia blogger kini terpacu kembali untuk menulis di blog yang sebenarnya akan saya tinggalkan dan beralih ke blog lama di alyauma.blogspot.com…

Ada beberapa point yang saat ini bisa saya tuliskan untuk mengikuti kontes ini. Beberapa point itu adalah:
Kerja Keras Adalah Energi Kita, renungkan….

Kita semua tahu bahwa selama ini energi atau hasil bumi di Indonesia banyak dikelola dan dibawa untuk memakmurkan negara lain. Apakah karena Warga Negara Indonesia kurang kerja keras? Apakah karena negara kita yang kaya akan hasil bumi sehingga kita bersantai, duduk dan menikmati kekayaan yang berlimpah ruah? Kurang pandai kah orang kita mengelola hasil bumi sendiri? Tentu jawabannya tidak… Banyak orang Indonesia yang pandai mengolah hasil bumi, namun sayangnya masih kurang mendapat perhatian yang serius dan kurang dipercaya untuk mengelolanya. Sungguh sangat disayangkan… Kebanyakan orang yang pandai dan mengerti cara pengelolaan hasil bumi lari ke luar negeri karena gaji yang ditawarkan lebih tinggi. Ini yang sering saya lihat ketika saya merantau…

Mohon untuk P.T. Pertamina lebih banyak memerhatikan dan mengambil SDM dari dalam negeri, sehingga mengurangi pengangguran di Indonesia.
Orang Indonesia susah diajak untuk maju?

Kenapa? Apakah sebabnya? Tulisan ini saya ungkapan berdasarkan apa yang saya amati ketika hidup di daerah perantauan, terutama kota besar. Masih tingginya sukuisme, yang mengakibatkan adanya diskriminasi dalam pekerjaan dan kedudukan dalam sebuah perusahaan. Pernahkah Anda mendengar atau mengetahui ada sebuah perusahaan yang dikuasai oleh satu suku? atau pernahkah kita mendengar orang yang tak punya keahlian atau keilmuan duduk di jabatan yang tinggi sehingga mengakibatkan perusahaan merugi? Energi Kita, energi orang Indonesia, bukan energi untuk suku ini dan suku itu…

Untuk P.T. Pertamina mohon untuk tidak melakukan hal-hal seperti ini ketika mencari orang-orang yang akan mengelola hasil bumi ini. Mari kita hilangkan sifat sukuisme, kita bangsa Indonesia bangsa yang beraneka ragam. Tempatkanlah orang yang berilmu dan ahli sesuai dengan porsinya.

Go green, One Man One Tree!!!

Harapan lainnya selain hal-hal diatas adalah semoga Pertamina juga menggalakan One Man One Tree untuk mengurangi polusi yang semakin tinggi di Indonesia.

Semoga slogan: kerja keras adalah energi kita bukan hanya sebuah kata untuk pemborosan energi, tapi juga menjadi alat bukti diri dari slogan P.T. Pertamina yang melayani masyarakat Negeri TerCinta ini…

Terakhir

Tentunya tidak akan didapatkan energi yang baik tanpa adanya kerja keras. Semoga Blog Kontes Pertamina dengan mengusung tema Kerja Keras Adalah Energi Kita menghasilkan inspirasi untuk menjadi yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Terima kasih…

0 komentar: